Wisuda Perdana Universitas Tarakanita, Rektor Tegaskan Transisi dan Komitmen Lulusan Berdampak

18 April 2026 15:23 WIB
Riko Marbun
Photo: Marbun/Istimewa
Sonora.co.id - Ucapan selamat dan harapan mengalir dari berbagai tokoh nasional dan internasional dalam Wisuda Universitas Tarakanita Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu (18/4). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru di tengah masyarakat. 

“Lulusan harus adaptif, inovatif, dan berintegritas dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, turut menyampaikan harapannya agar para lulusan mampu memanfaatkan ilmu dan pengalaman sebagai bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat serta meraih kesuksesan di masa depan.

Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, yang berharap ilmu para wisudawan dapat membawa manfaat nyata dan menginspirasi masyarakat. Sementara itu, Pimpinan Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi, menekankan pentingnya menjaga nilai dan integritas di tengah perubahan zaman.

Dari mitra internasional, Tezara Cionita menyebut wisuda sebagai awal perjalanan pembelajaran sepanjang hayat, sedangkan Sr. Yustiana CB menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan dosen yang telah mendampingi para lulusan.

Di tengah rangkaian ucapan tersebut, Rektor Universitas Tarakanita, Dr. Antonius Singgih Setiawan, menegaskan bahwa wisuda tahun ini memiliki makna historis sebagai wisuda perdana sejak transformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI) menjadi universitas pada 23 September 2025.

“Ini adalah wisuda perdana sebagai universitas. Dari 126 wisudawan, sebagian merupakan lulusan saat masih STARKI dan sebagian sudah dalam masa Universitas Tarakanita. Namun pada prinsipnya, seluruhnya adalah alumni UTarki,” ujarnya.

Sebanyak 126 wisudawan diluluskan dalam prosesi ini, terdiri atas 69 lulusan D3 Sekretari dan 57 lulusan S1 Ilmu Komunikasi. Dari jumlah tersebut, 101 merupakan lulusan STARKI secara administratif, sementara 25 lainnya merupakan lulusan Universitas Tarakanita. Rektor menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak menjadi pemisah identitas alumni.

“Ini bukan soal dikotomi, tetapi proses administratif. Ijazah mengikuti status saat kelulusan, tetapi identitas alumni tetap Universitas Tarakanita,” tegasnya.

Mengusung tema “Cerdas dalam Pengetahuan, Berintegritas dalam Tindakan, Bermakna dalam Kontribusi,” wisuda ini menjadi penegasan bahwa kelulusan bukan sekadar capaian akademik, tetapi awal dari tanggung jawab untuk memberi dampak nyata di tengah masyarakat.

Rektor juga menjelaskan bahwa transformasi UTarki ditandai dengan pengembangan enam program studi, yaitu D3 Sekretari, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Bisnis Digital, S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, dan S1 Teknik Sipil.

“Kalau sebelumnya hanya dua program studi, sekarang kami bertambah menjadi enam. Ini menunjukkan komitmen kami untuk meningkatkan kapasitas layanan dan menjawab kebutuhan zaman,” katanya.

Selain itu, penguatan institusi juga tercermin dari capaian akademik, antara lain akreditasi B, dukungan 88 mitra strategis, 45 penelitian dosen, 54 kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta 60 publikasi ilmiah sepanjang periode 2025/2026.

“Pertumbuhan ini tidak hanya kuantitas, tetapi kualitas. Kami terus meningkatkan kualifikasi dosen, memperluas kolaborasi, dan memperkuat ekosistem akademik,” ujarnya.

Dalam aspek kurikulum, UTarki juga beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memperkuat kompetensi digital pada program D3 Sekretari yang kini diarahkan ke peran strategis seperti corporate secretary.

“Sekarang sekretaris tidak hanya administratif, tetapi juga harus memahami teknologi dan komunikasi digital,” jelasnya.

UTarki juga bergerak menjadi kampus yang lebih inklusif dengan membuka akses bagi mahasiswa laki-laki, serta memperkuat lingkungan kampus yang aman melalui pembentukan satgas pencegahan kekerasan dan mekanisme pengaduan.

Melalui wisuda perdana ini, Universitas Tarakanita menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan mutu akademik, integritas, dan kontribusi nyata. Transisi dari STARKI menuju UTarki menjadi simbol kesinambungan sekaligus pembaruan dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.
Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos