Festival Handai Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Bahasa Indonesia
21 Agustus 2026 21:05 WIB
Riko Marbun
Photo: atie/Istimewa
Jakarta, Sonora.Co.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat diplomasi kebahasaan dan upaya menginternasionalkan bahasa Indonesia melalui Festival Handai 2026. Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi warga negara asing yang mampu berbahasa Indonesia sekaligus memahami budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia.
Festival Handai 2026 digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026). Festival tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan bahasa Indonesia kepada masyarakat internasional melalui jalur pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan Festival Handai Indonesia merupakan ajang apresiasi yang bersifat kompetitif bagi para pembelajar bahasa Indonesia, baik yang tinggal di Indonesia maupun di luar negeri.
“Festival ini merupakan bentuk apresiasi yang bersifat kompetitif, sehingga para Handai Indonesia, baik yang berdomisili di Indonesia maupun di luar Indonesia, memiliki wadah dan kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan penuh kepercayaan diri dan kebanggaan, seberapa pun level kemahirannya,” ujar Abdul Mu'ti.
Menurut Abdul Mu'ti, istilah “Handai” dipilih untuk menggambarkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan masyarakat dunia yang mempelajari bahasa Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi ke-6, handai berarti kawan atau teman.
“Mungkin ada yang bertanya, mengapa kami namai dengan Handai? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke-6, Handai bermakna kawan, teman,” ujarnya.
Ia menegaskan, hubungan Indonesia dengan para pembelajar bahasa Indonesia di berbagai negara tidak dibangun dalam kerangka hubungan transaksional. Para Handai Indonesia justru diharapkan menjadi bagian dari jejaring persahabatan yang memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.
“Saudara-saudara adalah duta-duta persahabatan yang membawa Indonesia ke seluruh penjuru dunia,” kata Abdul Mu'ti.
Melalui kemampuan berbahasa Indonesia dan pemahaman terhadap kebudayaan Indonesia, para Handai Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam memperluas pengenalan Indonesia di tingkat global.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen Hafidz Muksin mengatakan Festival Handai 2026 juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada peserta terbaik sekaligus penutupan Kelas Bahasa Indonesia bagi Diplomat Negara Sahabat.
“Program Kelas Bahasa Indonesia bagi Diplomat Negara Sahabat ini memfasilitasi pembelajaran bahasa Indonesia bagi para duta besar, diplomat, dan perwakilan organisasi internasional yang berkedudukan di Jakarta,” kata Hafidz.
Program tersebut berlangsung pada 15 September 2025 hingga 31 Mei 2026 secara luring dan daring. Pembelajaran terbagi dalam dua program, yakni 50 jam dan 100 jam.
Hafidz menyebutkan, program Kelas Bahasa Indonesia bagi Diplomat Negara Sahabat awalnya diikuti 181 pendaftar dari 67 perwakilan negara sahabat dan organisasi internasional.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 63 peserta menuntaskan program 50 jam pembelajaran, sedangkan 42 peserta menyelesaikan program 100 jam pembelajaran.
Hafidz juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik melalui Direktorat Diplomasi Publik, Pusat Pendidikan dan Pelatihan, serta Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang mendukung pelaksanaan program.
Dengan Festival Handai 2026 dan program pembelajaran bahasa bagi diplomat, Kemendikdasmen mendorong bahasa Indonesia tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga instrumen diplomasi untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan masyarakat internasional.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives