Rayakan HUT ke-81 RI, SATU UI Resmi Diluncurkan
17 Agustus 2026 20:31 WIB
Riko Marbun
Photo: Humas UI
Jakarta, Sonora.Co.ID - Universitas Indonesia (UI) resmi meresmikan SATU UI (Sistem Akademik Terpadu Universitas Indonesia) bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Peresmian SATU UI berlangsung di Rotunda UI, Kampus Depok, dan menjadi penanda babak baru transformasi digital layanan akademik UI setelah hampir dua dekade menggunakan Sistem Informasi Akademik Next Generation (SIAK-NG).
Rektor UI Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU mengatakan, transformasi layanan akademik merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Heri menegaskan bahwa tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” berkaitan erat dengan tanggung jawab perguruan tinggi untuk memastikan ilmu pengetahuan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kontribusi UI terhadap kemerdekaan tidak hanya tercermin dari capaian institusi, tetapi juga dari manfaat ilmu pengetahuan yang diwujudkan melalui pekerjaan di ruang kuliah, laboratorium, rumah sakit, layanan publik, kebijakan, hingga berbagai keputusan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Heri.
Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan layanan pendidikan yang efektif. Karena itu, UI melakukan transformasi sistem akademik melalui SATU UI yang mengintegrasikan proses, data, dan layanan akademik dalam satu ekosistem digital berbasis Student Life Cycle Management (SLCM).
SATU UI mencakup berbagai tahapan perjalanan akademik mahasiswa, mulai dari penerimaan dan registrasi, pengisian Isian Rencana Studi (IRS), persetujuan dosen Pembimbing Akademik, pemantauan nilai dan kehadiran, hingga kelulusan, wisuda, sertifikasi, dan data alumni.
Selain layanan akademik utama, SATU UI juga terhubung dengan sejumlah layanan pendukung, seperti informasi biaya pendidikan, beasiswa, dokumen elektronik, pembayaran melalui payment gateway, hingga sistem pembayaran DISBURSE.
Integrasi tersebut memungkinkan berbagai layanan yang sebelumnya tersebar di sejumlah sistem dikelola secara lebih terpusat dan konsisten.
Transformasi ini juga menjadi kelanjutan dari perjalanan panjang sistem layanan akademik UI. Pada 2026, UI mulai memigrasikan layanan dari SIAK-NG ke SLCM. SIAK-NG kemudian resmi ditutup pada 6 Agustus 2026 dan seluruh layanan akademik dialihkan ke sistem baru.
Seiring proses tersebut, identitas SATU UI ditetapkan sebagai representasi penyatuan berbagai proses dan layanan akademik dalam satu ekosistem digital.
“Terima kasih kepada SIAK-NG yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik UI. Hari ini, estafet itu kita lanjutkan. Transformasi SATU UI bukan semata-mata pergantian sistem, tetapi upaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik bagi seluruh sivitas akademika,” kata Heri.
Kesiapan SATU UI telah diuji dalam penggunaan layanan akademik berskala besar. Salah satunya ketika sistem digunakan untuk pengisian IRS pada 12 Agustus 2026.
Sekitar 40 ribu mahasiswa tercatat mengakses SATU UI secara bersamaan untuk memilih kelas. Meski terjadi lonjakan akses, layanan dapat berjalan dengan baik.
Sistem baru tersebut juga dirancang dengan kapasitas dan reliabilitas yang lebih besar untuk menghadapi tingginya trafik, terutama pada periode pengisian IRS dan registrasi mahasiswa.
SATU UI dilengkapi Application Programming Interface (API) resmi yang aman sehingga sistem dapat dikembangkan dan dihubungkan dengan berbagai layanan digital fakultas maupun unit di lingkungan UI sesuai kebutuhan.
Mahasiswa dapat mengakses layanan melalui portal SLCM menggunakan akun Single Sign-On (SSO) UI. Selama masa transisi, mahasiswa tetap diminta memeriksa data akademik serta mengikuti jadwal dan informasi resmi dari fakultas atau sekolah masing-masing.
Transformasi digital layanan akademik tersebut juga berjalan beriringan dengan dukungan UI terhadap mahasiswa. Pada 2026, sebanyak 31.013 mahasiswa menerima beasiswa atau bantuan dana, termasuk keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) bagi mahasiswa baru serta keringanan UKT bagi mahasiswa aktif.
Di sisi lain, UI terus memperkuat capaian riset dan inovasi. Hingga pertengahan Agustus 2026, UI mencatat 2.504 publikasi Scopus, 63 paten terdaftar, 18 paten granted, dan 739 hak cipta.
UI menilai capaian akademik dan riset tersebut perlu terus didorong agar tidak berhenti sebagai keluaran akademik, tetapi dapat semakin banyak dimanfaatkan di luar kampus dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Melalui SATU UI, transformasi digital diharapkan tidak hanya menghadirkan sistem akademik baru, tetapi juga memperkuat kualitas layanan pendidikan yang lebih terintegrasi, responsif, dan mudah diakses.
Dalam semangat “Unggul Impactful untuk Indonesia”, SATU UI menjadi salah satu langkah UI dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pendidikan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi kemajuan bangsa.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives