KEK Kesehatan Sanur Dikembangkan untuk Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri

23 Oktober 2026 11:55 WIB
Riko Marbun
Photo: Istmewa
Jakarta, Sonora.Co.ID - Indonesia terus mengembangkan layanan kesehatan dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pengobatan di luar negeri. Salah satu langkah yang ditempuh adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur di Bali, yang diresmikan pada 25 Juni 2025.

Pengembangan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendorong Indonesia menjadi tujuan wisata kesehatan regional.

Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat mengatakan, pengembangan wisata kesehatan membutuhkan fasilitas yang berkualitas, tenaga profesional terampil, serta pertukaran pengetahuan secara berkelanjutan.

“Melalui The Sanur, kami mengembangkan ekosistem tersebut, dan IDEC menjadi platform yang bernilai untuk membawa inovasi kedokteran gigi ke Indonesia, sejalan dengan tujuan pemerintah menyediakan layanan kesehatan berkualitas di dalam negeri,” kata Christine.

Pengembangan layanan kesehatan dan wisata medis tersebut juga menjadi salah satu latar penyelenggaraan Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) 2027. Pameran dan konferensi kedokteran gigi ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 19–21 November 2027.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg. Usman Sumantri, MSc, mengatakan akses terhadap layanan kesehatan gigi berkualitas masih menjadi tantangan nasional. Pendidikan berkelanjutan diperlukan untuk menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan kepercayaan masyarakat.

Berdasarkan data PDGI yang tercantum dalam siaran pers penyelenggara, Indonesia memiliki 58.154 dokter gigi, terdiri atas 51.970 dokter gigi umum dan 6.184 dokter gigi spesialis.

Melalui IDEC 2027, penyelenggara berencana mempertemukan dokter gigi, tenaga kesehatan, produsen, distributor, serta pelaku industri untuk membahas perkembangan teknologi dan praktik klinis. Forum tersebut juga akan menghadirkan pembicara internasional dan kesempatan pengembangan profesi berkelanjutan.

Ketua Steering Committee IDEC dari PDGI, Dr. drg. Himawan Halim, DMD, MS, Sp.Ort., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses dokter gigi di berbagai daerah terhadap perkembangan ilmu dan inovasi kedokteran gigi.

Pada penyelenggaraan 2025, IDEC diikuti lebih dari 200 merek dan lebih dari 5.600 tenaga profesional kedokteran gigi dari lebih dari 11 negara dan wilayah.

Untuk 2027, penyelenggara menargetkan partisipasi 250 merek dari lebih dari 10 negara dan wilayah, area pameran sekitar 5.000 meter persegi, serta 7.000 pengunjung.

Pendaftaran area pameran telah dibuka. Pendaftaran pengunjung bisnis dijadwalkan mulai Juli 2027, sedangkan pendaftaran konferensi direncanakan dibuka pada September 2027.
Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos