Bermimpilah yang Tinggi Anak Indonesia, Orangtua Jangan Terlalu Dini Mengkoreksi Anak
27 Juli 2026 16:09 WIB
Liliek
Photo: liliek
Jakarta - “Sering kali kita menganggap anak yang menggambar hanya sedang bermain. Padahal, mungkin melalui gambar itulah ia sedang menceritakan sesuatu yang belum mampu diucapkannya.” Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf dalam sambutannya pada acara Canvas of Dreams National Youth Art Exhibition 2026 yang berlangsung di Bentara Budaya Jakarta, Senin (27/07/2026).
Saifullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul ini menerangkan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kegiatan seni dapat membantu perkembangan emosi, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, empati, dan kesehatan mental anak. Karena itu, anak-anak tidak cukup hanya diberi ruang untuk belajar secara akademik. Mereka juga perlu diberi kesempatan untuk berkarya, didengar, dan dihargai.
Ia pun mengingatkan kepada para orangtua jangan terlalu dini untuk mengoreksi hasil karya yang dibuat anaknya. Biarkan anak menumpahkan imajinasi yang mereka miliki sebagai bentuk kreativitasnya.
”Dan kepada kita, para orang tua dan orang-orang dewasa, mari jangan terlalu cepat mengoreksi warna langit yang digambar anak-anak. Bagi kita, langit mungkin harus berwarna biru. Tetapi dalam imajinasi mereka, langit boleh berwarna apa saja. Tugas kita bukan membatasi imajinasi itu. Tugas kita adalah menjaga agar mereka tetap berani bermimpi dan mendampingi mereka untuk mewujudkannya.” pinta Gus Ipul.
Gus Ipul melanjutkan, bahwa kita juga perlu menyadari bahwa tidak semua anak Indonesia memulai kehidupan dari garis yang sama. Ada anak yang mempunyai bakat melukis, tetapi tidak memiliki alat gambar. Ada anak yang gemar membaca, tetapi tidak mempunyai cukup buku. Ada pula anak yang menyimpan mimpi besar, tetapi sehari-hari masih harus berjuang memenuhi kebutuhan paling dasar.
”Di situlah negara harus selalu ada. Bukan untuk menentukan cita-cita mereka, melainkan memastikan bahwa kemiskinan, disabilitas, dan keadaan keluarga tidak mematikan cita-cita tersebut.” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti ditempat yang sama menyampaikan, anak-anak Indonesia harus memiliki mimpi dan cita-cita yang tinggi. Dengan tekun belajar dan mengasah diri, walau bukan dalam waktu yang singkat, anak-anak akan dapat meraih apa yang dicita-citakan.
”Dulu, saat masih bersekolah, saya kerap mendengarkan salah satu Radio di Australia. Nah, akhirnya saya pun bisa berkuliah di Australia.” ungkap Abdul Mu’ti.
Ia pun mengutip satu syair dalam lagu laskar pelangi, yang dapat dijadikan motivasi bagi anak Indonesia, ”Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia. Berlarilah tanpa lelah, sampai engkau meraihnya.”
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives