Percepat Swasembada Pangan, Kementan Siap Serap Inovasi Perguruan Tinggi

27 Juni 2026 11:26 WIB
Riko Marbun
Photo: Humas Kemdiktisaintek RI
Jakarta, Sonora.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat sinergi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) guna mempercepat hilirisasi hasil riset perguruan tinggi di sektor pertanian. Salah satu bentuk dukungan yang disiapkan adalah pembelian langsung teknologi dan produk inovasi yang telah dihasilkan kampus-kampus di Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Sarasehan Kebangsaan yang menjadi bagian dari rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Amran, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menciptakan inovasi yang mampu mendongkrak produktivitas pertanian nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

“Kalau kita ingin menjadi superpower pangan, maka sumber inovasi dan terobosan baru harus lahir dari kampus. Kolaborasi ini sangat penting karena berbagai penemuan dari perguruan tinggi terbukti mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan,” ujar Amran.

Ia mencontohkan keberhasilan pemanfaatan benih padi unggul hasil penelitian IPB University yang telah diadopsi Kementan dengan nilai investasi sekitar Rp250 miliar. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas padi dari rata-rata 5,5 ton menjadi lebih dari 10 ton per hektare.

Selain benih unggul, Kementan juga telah memanfaatkan berbagai hasil riset perguruan tinggi lainnya, di antaranya traktor hasil pengembangan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), bibit ayam dan jagung dari Universitas Hasanuddin (Unhas), inovasi pengolahan gambir dari Universitas Andalas, pengembangan budidaya ubi di Lampung, hingga sapi berbobot satu ton hasil penelitian Universitas Gadjah Mada (UGM).

Amran menegaskan, Kementan terbuka untuk menyerap berbagai inovasi yang telah siap diterapkan di lapangan guna mendukung target swasembada pangan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan kesiapan pihaknya untuk mempercepat hilirisasi hasil penelitian yang dibutuhkan sektor pertanian.

Menurut Brian, keberhasilan pemerintah dalam mencapai swasembada beras dan sejumlah komoditas pangan perlu diperkuat melalui kontribusi nyata perguruan tinggi dengan menghadirkan riset yang aplikatif dan siap digunakan masyarakat.

“Bapak Menteri Pertanian menantang perguruan tinggi untuk menunjukkan penelitian yang sudah berjalan dan siap dihilirisasi. Beliau meminta daftar produk inovasi, baik teknologi presisi maupun alat-alat pertanian modern, yang dapat didukung atau bahkan langsung dibeli oleh Kementerian Pertanian,” kata Brian.

Sebagai tindak lanjut, Kemendiktisaintek akan melakukan inventarisasi berbagai hasil riset unggulan dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih konkret antara kampus dan Kementerian Pertanian.

Melalui kerja sama tersebut, hasil penelitian yang selama ini banyak tersimpan di laboratorium dapat segera dimanfaatkan oleh petani dan pelaku industri pertanian, sekaligus mempercepat transformasi sektor pangan menuju kemandirian dan ketahanan pangan nasional.
Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos